Catatan Ashura Asif Hummam Rais kalau disingkat jadi apa?

Little Kitten

🐱 0 / 0 kata terbuka Tap makanannya untuk mulai Skor: 0

Lewati permainan β€” tampilkan semua tulisan

Saya suka kucing, tapi belum pernah berhasil memelihara satu pun.


Susu sapi

Waktu SD, saya pernah punya anak kucing. Saya kasih dia susu sapi, susu kotak yang biasa saya minum sendiri. Buat anak sembilan tahun, logikanya masuk akal: kucing kan suka susu.

Belasan tahun kemudian saya baru tahu kalau kebanyakan kucing tidak bisa mencerna laktosa.

Kucingnya diare. Lalu keluar kalimat ini:

β€œKayaknya kamu belum bisa pelihara kucing.”

Keluarga saya tidak salah. Kucingnya akhirnya diberikan ke orang lain. Dari situ saya belajar kalau niat baik saja tidak cukup kalau tidak tahu caranya.

Susu kotak di game di atas itu bukan karangan. Itu beneran pernah terjadi. Bedanya, dulu tidak ada tombol untuk mengulang.

Satu ibu, empat anak

Lompat ke zaman kuliah, semester akhir. Masa-masa duduk di depan laptop delapan jam, tidak menulis satu paragraf pun, tapi tetap capek.

Di depan rumah ada kucing liar, satu induk dan empat anak. Setiap hari mereka datang, minta dielus, lalu tidur di atas sandal. Saya lebih sering menemani mereka daripada membuka file skripsi. No regrets, though.

Lalu suatu hari mereka naik ke plafon. Tengah malam, empat anak kucing lari-larian di atas kepala orang serumah. Tetangga sepertinya tidak terlalu menikmati.

Mereka bukan kucing saya. Selama beberapa bulan itu, saya cuma orang yang mereka datangi. Ternyata itu sudah cukup.

Yang tidak dicatat siapa pun

Kucing tidak punya rencana lima tahun. Tidak menabung, tidak peduli IPK. Makan, tidur, lompat dari tempat tinggi, besoknya diulang lagi.

Susu sapi itu tidak bisa saya tarik kembali. Kucing-kucing di plafon juga pasti sudah lupa sama saya, dan tidak apa-apa.

Yang bisa saya lakukan sekarang cuma memberi makan kucing yang lapar hari ini. Buat seekor anak kucing, dielus sepuluh menit itu sudah banyak.

Makasih sudah menyuapinya sampai kenyang. Kalau hari ini ketemu kucing liar, jangan kasih susu sapi, ya. Kasih air saja. Asif, signing off. 🐾