I'm a Fucking Adult Yet I Am Learning How to Skate
21 Jul 2026Lewati permainan — tampilkan semua tulisan
Umur 26, dan saya baru belajar skate. Tulisan di bawah ini baru muncul kalau kamu ikut meluncur di atas.
Mei 2026
Bulan Mei saya beli longboard. Sebulan kemudian, saya dapat surfskate gratis. Tidak ada momen pencerahan atau habis nonton film apa pun. Saya cuma ingin bisa, jadi ya mulai saja.
Aspal ternyata guru yang galak. Kerja di mana, gaji berapa, sudah berapa tahun pengalaman, ia tidak peduli. Salah sedikit, dengkul lecet, bayar di tempat.
Aduh. Dengkul lagi.
Lama-lama saya sudah cukup sering jatuh sampai tidak kaget lagi. Jatuh ya jatuh, nanti juga bangun.
Kalender
Agustus nanti rencananya surfing. Jatuhnya pindah ke air, setidaknya tidak lecet.
Tahun 2027, main salju di Myoko, lalu Hokkaido. Jatuh lagi, kali ini di Jepang.
Longboard, surfskate, ombak, salju. Kalau dipikir-pikir intinya sama saja: berdiri di atas sesuatu yang goyang dan tetap mau ke arah tertentu. Mumpung badan ini masih mau diajak begini.
Dua jenis waktu
Adik saya sebentar lagi menikah. Saya ikut senang, beneran. Dia tahu apa yang dia mau dari awal dan serius menjalaninya, dan menurut saya itu keren.
Waktu saya kebanyakan habis di tempat lain: Kyrgyzstan, Kazakhstan, Uzbekistan, China, Nagano. Naik kuda, lewat jalan yang belum diaspal, di tempat yang bahasanya tidak saya mengerti. Saya tidak sedang kabur dari apa-apa. Saya hanya tidak pernah setuju kalau urutan hidup harus ditentukan orang lain.
Jadi dewasa, buat saya, bukan soal mencentang daftar satu per satu.
Tidak ada papan skor
Kadang saya berpikir, toh tidak ada yang menghitung juga. Tidak ada juri yang mencatat siapa yang duluan dan siapa yang telat. Ujung-ujungnya semua juga akan jadi debu.
Anehnya, itu malah bikin lega. Kalau memang tidak ada yang mengawasi, berarti tidak ada juga yang berhak bilang hidup saya salah urutan.
Jadi ya sudah, saya main lagi. Jatuh, bangun, cek dengkul, lanjut.
Makasih sudah ikut meluncur sampai sini. Kalau nanti kita ketemu di trotoar dan saya jatuh, boleh kok ketawa. Asif, signing off. 🛹